Menu

5 Kisah di Balik Lagu-Lagu Pemanggil Setan

kisah lagu pemanggil setan
kisah lagu pemanggil setan

kisah lagu pemanggil setan

Menurut situs judi bola online terbaik indonesia banyak bonus genre film horor sedang digandrungi oleh pencinta film Indonesia. Capaian jumlah pemirsa film Jailangkung, Danur, dan Pengabdi Setan dapat anda jadikan tolak ukurnya. Di samping adegan angker yang sanggupmenciptakan kita memblokir mata, film horor pun identik dengan lagu pengiring yang menciptakan bulu kuduk merinding.

Kesuksesan film horor sering menularkan lagu yang terus dikenang oleh penontonnya. Seperti sejumlah lagu ikonis sebagai berikut yang pasti saja telah sangat tak asing di telinga kita. Namun, ada sejumlah cerita di baliknya yang belum tidak sedikit orang tahu loh. Berikut cerita di balik 5 lagu ikonis film horor Indonesia yang perlu anda ketahui.

1. Sinetron tahun 2000-an yang mesti jadi tontonan selepas Maghrib. Meskipun nada dan lirik pendahuluan terkesan horor, tetapi sebenarnya ini lagu galau loh
Tembang kepunyaan Utopia ini adalahpengiring guna serial Di Sini Ada Setan yang hits pada 2003 lalu. Kesuksesan serial horor ini menciptakan Di Sini Ada Setan diusung ke layar lebar. Namun, bilamana dicermati lirik lagunya, lagu ini ialah kisah percintaan yang nggak berbalas. Jauh dari hal-hal mistis. Kalau masih nggak percaya, tonton saja video klip aslinya. Kalaupun ada urusan yang seram, barangkali itu ialah komposisipendahuluan lagu yang terkesan “horor”.

2. Lagu Jelangkung yang tidak jarang kali berubah di tiap filmnya. Alasan perubahannya lumayan membuat anda merinding!
Lagu itu dipopulerkan pada film Jelangkung karya Rizal Mantovani tahun 2000. Kalau dicermati, lagu yang sekaligus mantra pemanggil arwah ini terjadi evolusi di sekuel film Jailangkung (2017). Ya, perubahantersebut ada dua bait akhir lagu tersebut. Berdasarkan keterangan dari Jose Poernomo (Sutradara Jailangkung bareng Rizal Mantovani), evolusi tersebut berangkat dari kisah salah satu orang yang datang mendatangi mereka dua tahun sesudah film Jelangkung ditayangkan.

Dalam film Jailangkung (2017), mantra berbunyi, ‘datang gendong, kembali bopong’.

3. Lagu ini dikenal bisa memanggil “mbak berbaju putih” dengan ketawanya yang khas. Konon, lagu ini dibuat oleh Sunan Kalijaga, tetapi bukanguna memanggil arwah
Sebenarnya, Lingsir Wengi adalahsyair yang dibuat oleh Sunan Kalijaga dan dipakai untuk menyebarkan agama Islam di pulau Jawa, di mana lagu initidak jarang dibawakannya ketika pagelaran wayang kulit. Di samping itu, lagu ini pun memberikan nasihat supaya manusia mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Lagu ini secara tersirat, adalahsebuah doa yang bertujuan guna meminta keselamatan dari segala penyakit dan penolak bala dari gangguan makhluk halus.

Tapi seiring berjalannya waktu, lagu Lingsir Wengi sering dipakai sebagai lagu pendahuluan tidur oleh ibu-ibu zaman dulu guna anak mereka. Sayangnya, entah ini pengartian dari mana, sampai yang berkembang kini (lirik dan arti berubah) menjadi pengundang mahkluk halus.

4. Siapa yang masih ingat dengan Asih dan Peter dalam film Danur? Adakisah di balik lagunya yang dapat membuatmu merinding loh!
Boneka Abdi – Danur: I Can See Ghosts
Abdi teh ayeuna gaduh hiji boneka
Teu kinten saena sareng lucuna
Ku abdi di erokan, erokna sae pisan
Cing mangga tingali boneka abdi

Lagu band Sarasvati ini dibuat oleh Risa Saraswati, sang vokalis. Ia punya keterampilan berkomunikasi dengan makhluk gaib dan bersahabat dengan hantu anak-anak di zaman kolonial. Berdasarkan keterangan dari Risa, lirik dalam lagu ini disukai oleh anak-anak Belanda yang dulubermukim di Indonesia. Oleh sebab itu, Risa dan ‘kawannya’ sepakatmemakai lagu Boneka Abdi sebagai kode bila pengen bermain bersama. Kisah pertemanan Risa itu diusung dalam film Danur: I Can See Ghosts.

5. “Di Kesunyian Malam” bumbu horor dalam film Pengabdi Setan. Namun tidak sedikit yang salah kaprah dengan lagu ini, apakah itu?
“Di kesunyian malam ini. Ku datang menghampiri…”. Itulah sepenggal lirik Kelam Malam, di antara lagu tema atau soundtrack film Pengabdi Setan. Namun tidak sedikit yang salah kaprah mengenai lagu ini. Joko Anwar mengungkap bahwa lagu tersebut bukanlah daur ulang dari di antara hits era 1960-an berjudul Di Keheningan Malam yang dipopulerkan biduan lawas, Anna Mathovani.

Mulanya ia sempat terpikir untuk memakai Di Keheningan Malam sebagai soundtrack Pengabdi Setan, tetapi karena sejumlah hal, kesudahannya Joko juga memutuskan menciptakan lagu sendiri dengan ilham lagukepunyaan Anna itu. Lalu digandenglah pasangan musisi Tony Merle dan Aimee Saras yang tergabung dalam duo The Spouse.

Lagu-lagu yang sekitar ini terus terngiang di kepala anda ini ternyata menyimpan tidak sedikit cerita, yang nggak melulu sehubungan dengan hal-hal mistis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *